El-Nubuwwah Raih Peringkat Sinta 3, FAUD Dorong Peningkatan Mutu Jurnal Ilmiah
- Diposting Oleh ADMIN FAUD
- Rabu, 8 April 2026
- Dilihat 39 Kali
Pamekasan, 8 April 2026. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FAUD) kembali mencatatkan capaian strategis dalam penguatan tata kelola publikasi ilmiah melalui keberhasilan El-Nubuwwah: Jurnal Studi Hadis meraih akreditasi peringkat Sinta 3. Pencapaian ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 156/C/C3/KPT/2026 tentang Peringkat Akreditasi Baru Jurnal Ilmiah Peringkat 3 sampai 6 Periode II Tahun 2025.
Capaian tersebut memiliki signifikansi tersendiri, mengingat proses akreditasi ini merupakan penilaian perdana bagi El-Nubuwwah. Dalam konteks evaluasi mutu jurnal ilmiah nasional, keberhasilan meraih peringkat Sinta 3 pada tahap awal menunjukkan adanya kesiapan kelembagaan, konsistensi tata kelola editorial, serta kualitas substansi keilmuan yang memenuhi standar akreditasi nasional. Dengan demikian, El-Nubuwwah tidak hanya berfungsi sebagai media diseminasi hasil penelitian di bidang studi hadis, tetapi juga sebagai representasi komitmen akademik fakultas dalam membangun tradisi keilmuan yang kredibel dan berkelanjutan.
Prestasi ini sekaligus melanjutkan capaian sebelumnya yang diraih oleh Revelatia: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, yang juga telah memperoleh akreditasi pada peringkat yang sama. Keberhasilan dua jurnal dalam satu lingkungan fakultas ini menegaskan adanya penguatan ekosistem akademik berbasis publikasi ilmiah yang semakin kompetitif dan berkualitas di FAUD.
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Ah. Fawaid, dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim pengelola jurnal atas dedikasi dan komitmen dalam menjaga standar mutu pengelolaan jurnal. Ia menekankan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja kolektif yang melibatkan berbagai aspek, mulai dari manajemen editorial, proses review sejawat (peer review), hingga konsistensi dalam menjaga kualitas artikel yang diterbitkan.
“Alhamdulillah, kami menyampaikan selamat kepada Tim Pengelola El-Nubuwwah: Jurnal Studi Hadis atas capaian yang sangat membanggakan ini. Ke depan, kami berharap agar kualitas pengelolaan dan substansi keilmuan yang telah dicapai dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan,” ungkapnya dalam pesan yang disampaikan melalui media komunikasi internal fakultas.
Lebih lanjut, Dekan menegaskan pentingnya komitmen dan integritas akademik dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Ia mengajak seluruh pengelola jurnal di lingkungan FAUD untuk menjadikan capaian ini sebagai momentum dalam memperkuat tata kelola jurnal berbasis standar nasional dan internasional. Dalam pandangannya, jurnal ilmiah memiliki peran strategis sebagai medium diseminasi gagasan, pengembangan ilmu pengetahuan, serta penguatan reputasi akademik institusi.
“Seluruh jurnal di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah diharapkan dapat terus berkompetisi secara sehat dalam meningkatkan kualitas pengelolaan maupun konten ilmiah. Hal ini penting dalam rangka mendorong lahirnya karya-karya akademik yang tidak hanya relevan secara keilmuan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan studi keislaman dan masyarakat luas,” tambahnya.
Saat ini, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah mengelola tiga jurnal ilmiah yang menjadi wadah publikasi bagi sivitas akademika, yaitu Revelatia: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir yang dikelola oleh Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah yang berada di bawah Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, serta El-Nubuwwah: Jurnal Studi Hadis yang dikelola oleh Program Studi Ilmu Hadis. Ketiga jurnal tersebut merupakan instrumen penting dalam mendukung produktivitas akademik dosen dan mahasiswa, sekaligus memperluas jejaring keilmuan di tingkat nasional maupun internasional.
Adapun akreditasi peringkat Sinta 3 yang diraih El-Nubuwwah: Jurnal Studi Hadis berlaku untuk periode penerbitan mulai Volume 1 Nomor 1 Tahun 2023 hingga Volume 5 Nomor 2 Tahun 2027. Dengan capaian ini, diharapkan El-Nubuwwah dapat terus meningkatkan standar kualitasnya menuju peringkat akreditasi yang lebih tinggi di masa mendatang, serta memperkuat posisinya sebagai jurnal rujukan dalam bidang studi hadis di Indonesia.
Capaian ini sekaligus menjadi indikator penting bahwa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kualitas, sejalan dengan tuntutan pengembangan pendidikan tinggi di era global. [sy/dkn/af]