FORDAKOM 2026 Bahas Pengembangan Keilmuan Dakwah dan Komunikasi, Dekan FAUD UIN Madura Hadir di Balikpapan
- Diposting Oleh ADMIN FAUD
- Kamis, 4 Juni 2026
- Dilihat 96 Kali
Balikpapan 04 Juni 2026 – Penguatan dan pengembangan keilmuan dakwah dan komunikasi menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan Forum Dekanat Dakwah dan Komunikasi (FORDAKOM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 4–7 Juni 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Gran Senyiur Balikpapan dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut mempertemukan para dekan, wakil dekan, guru besar, pengelola program studi, serta pimpinan asosiasi profesi bidang dakwah dan komunikasi dari berbagai PTKIN di Indonesia.
Pembukaan FORDAKOM 2026 dilakukan oleh Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, M.E. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum nasional tersebut sekaligus menyambut hangat para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Rahmad Mas’ud, Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen mendukung berbagai kegiatan akademik dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk pelaksanaan FORDAKOM 2026. Ia juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk memfasilitasi para peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai pembangunan Ibu Kota Nusantara yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Balikpapan merupakan gerbang utama menuju IKN. Karena itu, kami menyambut baik kehadiran para akademisi yang ingin melihat secara langsung perkembangan pembangunan nasional yang sedang berlangsung di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Selain menjelaskan posisi strategis Balikpapan dan IKN, Rahmad Mas’ud juga mengingatkan pentingnya memahami dimensi historis kawasan tersebut sebagai bagian dari wilayah Kerajaan Kutai yang dikenal sebagai kerajaan tertua di Nusantara. Menurutnya, pembangunan IKN tidak hanya berkaitan dengan masa depan Indonesia, tetapi juga terhubung dengan warisan sejarah dan peradaban bangsa.
Turut memberikan sambutan, Wakil Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Prof. Dr. M. Nasir, M.Ag. Ia memaparkan perkembangan dan transformasi kelembagaan UINSI Samarinda dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Nasir juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta FORDAKOM sekaligus mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UINSI Samarinda sebagai tuan rumah penyelenggaraan FORDAKOM 2026.
Sementara itu, laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Dekan FUAD UINSI Samarinda, Prof. Dr. M. Abzar, M.Ag., selaku Ketua Panitia Pelaksana. Ia menjelaskan bahwa FORDAKOM 2026 berlangsung selama empat hari dan diikuti oleh 142 peserta yang terdiri atas dekan, wakil dekan, guru besar rumpun ilmu dakwah dan komunikasi, pimpinan asosiasi profesi seperti ASKOPIS, PAMDI, PABKI, PAMHU, dan P2MI, serta para koordinator program studi di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi PTKIN se-Indonesia.
“Atas nama panitia pelaksana, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga FORDAKOM 2026 dapat terlaksana dengan baik. Kepercayaan yang diberikan kepada Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UINSI Samarinda sebagai tuan rumah merupakan amanah yang kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Prof. Abzar.
Ketua FORDAKOM, Prof. Dr. Hasan Sazali, M.A., M.Si., M.Ag., menegaskan bahwa FORDAKOM merupakan forum strategis yang tidak hanya menjadi sarana koordinasi kelembagaan antarfakultas dakwah dan komunikasi, tetapi juga ruang bersama untuk merumuskan arah pengembangan keilmuan yang relevan dengan tantangan zaman.
Menurutnya, FORDAKOM memiliki peran penting dalam menyamakan persepsi terkait pengembangan program studi rumpun ilmu dakwah dan komunikasi, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas dosen, penguatan kolaborasi riset, serta pengembangan organisasi dan asosiasi profesi.
“FORDAKOM hadir untuk memperkuat sinergi antarfakultas, meningkatkan mutu akademik, dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam pengembangan keilmuan dakwah dan komunikasi di Indonesia,” tegas Prof. Hasan Sazali.
Dalam forum tersebut, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Madura (UIN Madura) turut berpartisipasi aktif. Delegasi UIN Madura dipimpin oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Ah. Fawaid, didampingi Wakil Dekan, Khairul Muttaqin.
Ah. Fawaid menilai FORDAKOM memiliki posisi yang sangat strategis sebagai media komunikasi dan koordinasi antarfakultas dakwah dan komunikasi di lingkungan PTKIN. Melalui forum ini, berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan fakultas, pengembangan program studi, hingga peningkatan mutu akademik dapat didiskusikan bersama untuk menemukan solusi yang konstruktif.
“FORDAKOM menjadi media komunikasi yang efektif untuk membincang dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkaitan dengan kefakultasan dakwah dan komunikasi. Selain itu, forum ini juga menjadi ajang membangun jejaring dan saling menguatkan antarlembaga,” ujar Fawaid.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan tuan rumah atas suksesnya penyelenggaraan FORDAKOM 2026.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya FORDAKOM 2026 di Balikpapan. Kesuksesan ini tentu tidak lepas dari kerja keras tuan rumah, yaitu Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UINSI Samarinda di bawah kepemimpinan Prof. Dr. M. Abzar, M.Ag. dan tim,” tambahnya.
Melalui penyelenggaraan FORDAKOM 2026, para peserta diharapkan mampu menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang dapat memperkuat kontribusi bidang dakwah dan komunikasi dalam pembangunan nasional. Forum ini juga menjadi momentum penting untuk merespons berbagai tantangan kontemporer, mulai dari transformasi sosial, perkembangan teknologi digital, hingga pembangunan peradaban Indonesia di masa depan [fs/dk/km]